Sejarah Desa Kalosi Alau
Pada zaman dahulu kala Desa Kalosi Alau ini merupakan sebuah hutan, yang mempunyai hasil bumi yang berkualitas karena penduduknya mayoritas petani. Suatu ketika datang seorang Serdadu Belanda yang dulunya menduduki Indonesia sampai wilayah ini (Kecamatan Dua Pitue). Serdadu Belanda tersebut jalan-jalan dan melihat sekitar lokasi pada saat itu dia melihat pohon pinang, terus bertanya kepada salah satu penduduk “Eh…. Pohon apa itu namanya yang buahnya kecil-kecil berwarna hijau dan merah?
Penduduk tersebut berkata, “Itu namanya pohon “ALOSI” menir”, dengan Bahasa Bugisnya. Karena pohon pinang Bahasa Bugisnya “ALOSI”, kemudian Belanda tersebut tertawa dengan lucunya, karena Belanda tidak paham Bahasa Bugis dengan kaget dia berkata “Apa Pohon KALOSI”. Maka sejak saat itulah daerah ini dinamakan sebagai “DESA KALOSI”.
Pada tahun 1943 diangkatlah A. Kancilu sebagai Kepala Kampung Kalosi, dengan pemerintahan yang damai, aman dan sejahtera.
Kemudian dari tahun ke tahun Kalosi berkembang menjadi desa yang makmur dengan wilayah yang luas yang diperintah seorang Kepala Desa yang bernama Andi Baharuddin tahun 1985.
Pada tahun 1987 Kalosi dimekarkan pada bulan September menjadi Desa Persiapan Kalosi Alau yang dijabat oleh Drs. H. Isi Alam Usmin, SH. sebagai Kepala Desa Persiapan Kalosi Alau sampai tahun 1992.
Kemudian pada tahun 1993 Desa Persiapan Kalosi Alau defenitif menjadi “Desa Kalosi Alau” yang dijabat oleh Saleng A. Gama sampai tahun 2000.
Kemudian pada tahun 2001 terjadilah pemilihan Kepala Desa secara demokratis yang terpilih adalah Bapak Muhammad Yani yang menjabat sebagai kepala desa ketiga di Desa Kalosi Alau sampai sekarang dengan pemerintahan yang aman, tenteram dan demokratis.Kemudian pemerintahan bapak Muhammad Yani telah berakhir dipertengahan Tahun 2013, kemudian pada tahun yang sama yaitu 2013 Kalosi Alau kembali mengadakan pemilihan Kepala Desa yang keempat secara demokratis yang diwarnai dengan maraknya politik sebagai warna kehidupan pada saat ini.dan akhirnya terpilihlah ibu
Andi Apris sebagai Kepala Desa perempuan yang pertama khususnya diKalosi Alau,dan merupakan Kepala Desa yang keempat.
Selanjutya pada tahun yang sama yaitu 2019 di Desa Kalosi Alau kembali mengadakan pemilihan Kepala Desa secara demokratis dan kembali Terpilih Andi Apris sebagai Kepala Desa Kalosi Alau Periode 2020 – 2026.